Tradisi Nyadran Padukuhan Butuh
Della Yusnita 12 Maret 2023 10:52:17 WIB
Minggu (12/03/2023) Warga Padukuhan Butuh menggelar tradisi Nyadran atau Sadranan. Nyadran atau Sadrananadalah tradisi yang dilakukan oleh orang jawa yang dilakukan di bulan Sya’ban (Kalender Hijriyah) atau Ruwah (Kalender Jawa) untuk mengucapkan rasa syukur yang dilakukan secara kolektif dengan mengunjungi makam atau kuburan leluhur yang ada di suatu kelurahan atau desa. Nyadran dimaksudkan sebagai sarana mendoakan leluhur yang telah meninggal dunia, mengingatkan diri bahwa semua manusia pada akhirnya akan mengalami kematian, juga dijadikan sebagai sarana guna melestrikan budaya gotong royong dalam masyarakat sekaligus upaya untuk dapat menjaga keharmonisan bertetangga melalui kegiatan kembul bujono (makan bersama).
Komentar atas Tradisi Nyadran Padukuhan Butuh
Formulir Penulisan Komentar
Profil Desa Rintisan Budaya
Profil Kalurahan Patalan
Tautan
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI Kapanewon Jetis Berlangsung Khidmat
- Upacara Bendera HUT ke-81 RI Kapanewon Jetis Khidmat di Lapangan Sulang Kidul
- Pemerintah Kalurahan Patalan Salurkan BLT Dana Desa Agustus untuk 40 KPM
- Semarak Malam Tirakatan HUT Ke-81 RI Serentak di 20 Padukuhan Kalurahan Patalan
- Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
- Pengumuman
- Pengukuhan Paskibraka Kapanewon Jetis Khidmat di Pendopo Kalurahan Patalan
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License















