Tradisi Wiwitan di Dusun Jetis

Della Yusnita 22 Mei 2026 09:26:33 WIB

Hamparan padi yang menguning menjadi latar belakang khidmatnya ritual adat Wiwitan di Dusun Jetis pada Jumat, 22 Mei 2026. Puluhan petani menggelar upacara syukuran turun-temurun ini sebagai tanda dimulainya musim panen raya sekaligus wujud syukur kepada Tuhan atas melimpahnya hasil bumi.

Prosesi dimulai sejak pagi hari di area persawahan. Dipimpin oleh Mbah Kaum (sesepuh adat), warga membawa berbagai uborampe atau sesaji ke pinggir sawah. Setelah doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran panen dirapalkan, ritual dilanjutkan dengan pemotongan padi pertama menggunakan ani-ani (pisau ketam tradisional) sebagai simbol resmi dimulainya panen massal.

Momen yang paling ditunggu warga adalah pembagian Nasi Wiwit. Hidangan khas berselimut pincuk daun pisang ini berisi nasi putih hangat, sambal gepeng (kedelai), telur rebus, teri asin, dan lalapan. Seluruh warga dari berbagai generasi berbaur menikmati hidangan ini bersama-estetik di atas pematang sawah.

Di tengah era modernisasi pertanian tahun 2026, bertahannya tradisi Wiwitan di Dusun Jetis membuktikan kuatnya kearifan lokal dalam menjaga harmoni antara manusia, pencipta, dan alam. Petani berharap panen kali ini membawa berkah serta menjadi modal semangat menyongsong musim tanam berikutnya.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License